+ -

Pages

Thursday, November 7, 2013

Kerikil Pelupuk Mata

Hati itu layaknya samudera, luas dan dalam. Luasnya tak bisa ditelusuri mata, dan dalamnya tak mampu dikira.

Kayanya ruang hati, ternyata tak mampu menyembunyikan sisinya yang rusak. Goresan sedikit seperti kerikil dipelupuk mata.

Ah rasanya, sudah lama sekali tidak seperti ini. Berusaha, untuk kemudian sekuat tenaga memegang ujung cambuk sendiri. Seolah ingin memuntahkan emosi.

Ini sangat bisa, karena meninggal adalah salah satu simbol bahwa manusia telah dibebaskan dari ujiannya.


Ah Tuhan, malu rasanya hamba memohon untuk persoalan sederhana, tapi cukuplah tulisan ini menjadi pembagi beban hamba untuk engkau ketahui.
5 Samudera: Kerikil Pelupuk Mata Hati itu layaknya samudera, luas dan dalam. Luasnya tak bisa ditelusuri mata, dan dalamnya tak mampu dikira. Kayanya ruang hati, ternyata ...
< >